Langganan Koran JITU Rp.90.000/tahun PASANG IKLAN
Kamis, 21 Agustus 2014

CHEVROLET SPIN versus SUZUKI ERTIGA DOUBE BLOWER

Slider

Persaingan di segmen mobil serba guna untuk keluarga tak pernah sepi. Maklum, mobil jenis ini memang menjadi mobil yang paling diminati konsumen Indonesia setelah kelas city car. Di awal tahun Ular Air ini Chevrolet berancang-ancang memproduksi MPV entry level berjuluk Chevrolet Spin. Mobil ini sudah diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia melalui Indonesia International Motor Show (IIMS) di bulan September 2012. Namun General Motors menyatakan baru akan memproduksinya untuk Indonesia pada kuartal pertama 2013.

Di kelas yang sama, Suzuki juga barusan memberikan sentuhan baru pada Suzuki Ertiga. Mobil yang digadang-gandang Suzuki untuk masuk ke segmen yang dikuasai oleh duet Avanza dan Xenia ini menawarkan kenyamanan lebih di dalam kabinnya.

Dua mobil ini pun JITU putuskan untuk disandingkan agar pembaca bisa membandingkan sebelum memilih dan membelinya. Seperti apa masing-masing kelebihannya, silakan simak data-data ini.

CHEVROLET SPIN

Tim desainChevroletberusaha merancang penampakan mobil multi fungsi yang tidak membosankan atau biasa-biasa saja. Mereka tak ingin Spin terlihat mirip dengan jenis MPV kompak yang sudah ada di pasaran. Hasilnya, kelihatan jelas. Sekilas dipandang, Chevy Spin punya karakter yang kuat dan memikat.

Eksterior

Bodinya punya DNA Chevrolet yang jelas. Bagian depannya menampilkan split grille yang khas dengan lampu depan yang rapat. Sementara garis-garis tegas di bagian samping serta garis sabuk yang tinggi mengesankan nilai aerodinamisnya.

Interior

Spin memiliki wheelbase (jarak antara roda depan dan belakang) 2.620 milimeter. Jarak ini membuat Spin bisa menampung tujuh penumpang dengan konfigurasi kursi teater. Desain layout yang cerdas ini membuat penumpang di semua baris bisa menikmati ruang yang leluasa. Menariknya lagi, posisi jok di dalam kabin bisa dirubah sesuai kebutuhan dalam 23 macam formasi. Sedangkan kapasitas bagasi punya daya muat sampai 1.668 liter, cukup luas untuk menampung barang bawaan.


Panel-panel instrumen yang terpasang dengan aksen silver dan chrome memberikan penampilan mewah. Mulai dari handel pintu, kemudi, tombol radio dan kontrol AC, tuas transmisi, tuas rem tangan, sampaiventilasi udara. Panel indikatornyamemiliki font yang eksklusif dan lampu iluminasi berwana biru.

Berada di dalam kabin Spin rasanya begitu hening. Ya, Chevrolet memang menggunakan materi-materi penghambat suara yangdifokuskan pada packing, weather-strip, dan packing karet serta tutup dinding pelindung api.Dengan posisi mengemudi yang tinggi, kendali dan visibilitas yang baik maupun rasa aman diperoleh driver saat menyetir.

Mesin

Secara detil, pilihan dan spesifikasi mesin yang lebih spesifik untuk pasar Indonesia akan diumumkan sebelum waktu peluncuran.Namun itoday melansir bahwa dalam laman Tanda Pendaftaran Tipe Kendaraan Bermotor (TPT) di Kementerian Perindustrian Republik Indonesia yang dikeluarkan Januari 2013 telah tecantum nama Chevrolet Spin. Di situ tertulis tigavarianSpinyakni  LT, LTZ manual dan LTZ otomatis. Ketiganya mengusungmesin berkapasitas 1500 cc.

Hal ini diperkuat pernyataan Direktur Pengujian, Validasi, Performa General Motors, Luciano A Santosyang dirilis tribunnews. "Kami hanya mengatakan, spesifikasi Spin untuk kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia akan menandingi Avanza di sana. Silakan Anda menginterpretasikan 'clue' tersebut," ujar Luciano.

"Spin memang dibuat untuk membunuh Avanza. 'Avanza's Killer' ini dibuat berdasarkan semua kebutuhan pasar di segmen ini. Lewat Spin, pasar akan memiliki pilihan yang lebih banyak. Spin juga akan memberikan perspektif baru bagi pasar MPV," ujar Luciano

Dari jawaban tersebut, tersirat spesifikasi Chevy Spin yang bakal beredar di jalanan Indonesia akan diturunkan dari kapasitas asli mesin sebesar 1,8 liter menjadi berkisar antara 1,3 liter hingga 1,5 liter.

Chevrolet Spin satu-satunya mobil di segmen small MPV yang menawarkan transmisi otomatis 6-percepatan. Belum diketahui harga mobil ini, tapi General Motors memastikan Spin bakal memiliki harga yang terjangkau.

Ertiga menyapa Indonesia pertama kali pada IIMS 2010. Waktu itu Ertiga masih berupa mobil konsep bernama RIII. Baru setelah tampil dalam global premiere di ajang Auto Expo 2012, New Delhi pada awal Januari 2012,  RIII resmi menjadiErtiga.Dalam bahasa Indonesia, nama Ertiga pun diasosiasikan dengan cerdik menjadi tagline “Lebih Mengerti Keluarga”.

Eksterior

Desain luar Ertiga terlihat stylish dan mewah. Di bagian depan, terdapat Halogen Headlamp multi reflector, Fog Lamp, Stylish Front Bumper, Front Grille, dan antenna. Pada Ertiga double blower, sisi grill depan krom (New Chrome Front Grille) berubah lebih modern (tipe GX, GL). Bagian belakang pada sisi New Back Door Garnish (tipe GX)juga mendapat polesan baru.

Selain dilengkapi sistem keamanan dan fitur yang lebih modern, Ertiga tersedia dengan pilihan warna baru yang menarik dan dinamis, yaitu seperti Dusky Brown, Serene Blue, Pearl White, Cool Black, Silky Silver, Graphite Grey, Radiant Red, dan Burgundy Red.

Interior

Ruang kabin dirancang lapang di bagian head room dan leg room. Baris ketiga dirancang punya akses senyaman mungkin. Dengan tuas sekali tarik folding dan sliding pada kursi ke-2, memudahkan penumpang keluar masuk baris ke-3. Wheelbasenya sepanjang 2.740 mm,membuat mobil ini memiliki ruang bagasi yang lega dan kursi belakang dapat dilipat sehingga memudahkan untuk memasukkan dan mengeluarkan barang bawaan. Di sisi samping, masih banyak kompartemen yang bisa menampung barang bawaan lain.

Panel instrumen dirancang dengan desain yang modern dan mewah. Stir dilengkapi dengan Electronic Power Steering dan Tilt steering, switch audio pada stir (tipe GX). Sementara head unitnya  menggunakan integrasi audio system 2 Din yang dilengkapi CD player, dapat memutar MP3, USB connection serta sistem aux-in yang dapat dihubungkan langsung dengan iPod, USB Connection, serta 4 speaker (GX & GL) dan 2 tweeter (GX).

Pada cluster meter terdapat MID (Multi information display) yang terdiri dari temperatur di luar kabin, penggunaan bahan bakar sesaat dan rata-rata serta jam.

Tak mau kalah dengan Spin, Suzuki juga merancang ruang kabin Ertiga dengan peredam suara NVH  atau Noise, Vibration, Harshness (Kebisingan, Getaran, Kekerasan) di sekeliling ruang kabin.

AC double blower yang merupakan senjata andalan Ertiga membuat berkendara menjadi sangat nyaman. Menariknya, perubahan AC single ke AC double ini diklaim Suzuki tidak akan mempengaruhi konsumsi BBM.

"Memang ada yang khawatir kalau pakai AC double blower maka Ertiga jadi lebih boros, konsumsi BBM jadi berubah. Saya katakan itu tergantung kapasitas kompresor AC-nya. Yang sekarang kan (kompresor AC-nya) tidak berubah. Kompresor single blower dan double blower sama. Kecuali kapasitas kompresornya lebih tinggi atau besar," ujar Davy Tuilan, 4W Marketing & DND Director PT Suzuki Indomobil Salesseperti yang dilansir otosia. "Jadi tidak ada perbedaan. Yang berbeda, dinginnya double blower lebih cepat merata tapi tidak lebih dingin daripada single blower. Dengan tambahan Rp 4,8 juta, konsumen mendapatkan tambahan AC yang dinginnya lebih merata," imbuhnya.

Safety

Ertiga dilengkapi dengan safety belt 3 point ELR (Emergency Locking Retractor) yang dapat disesuaikan posisinya.  Fitur ini membuat sabuk dapat mengunci secara otomatis pada saat terjadi hentakan atau benturan tiba- tiba. Fitur keselamatan dan keamanan yang lain adalah Dual SRS Airbag (tipe GX), Anti Lock Braking System (tipe GX), Side Impact Beam, dan Immobilizer Key (tipe GL,GX).

Mesin

Dapur pacu Ertiga menggunakan mesin seri K yaitu K 14 B dengan konfigurasi 4 silinder segaris, 1.373 cc, DOHC, 16 katup, VVT (Variable Valve Timing). Kekuatan maksimumnya mencapai 95 PS/ 6.000 rpm dengan torsi maksimum 130 Nm/ 4.000 rpm sehingga mobil bertenaga sejak putaran mesin rendah dan dapat bermanuver di dalam maupun luar kota.

Performa mesin Ertiga didukung teknologi Multi Point Injection dan Drive-By-Wire. Membuat mesin bisa melakukan pembakaran sempurna, ekonomis dalam bahan bakar serta lebih responsif.

Kenyamanan Ertiga makin lengkap dengan fitur Front Wheel Drive untuk menggerakan roda tanpa melalui propeler shaft. Hasilnya akselerasi jadi lebih responsif, konsumsi bahan bakar lebih irit, dan tidak mudah selip dijalan yang licin.

Ertiga double blower dibanderol dengan harga sekitar Rp 179 juta on the road untuk wilayah Surakarta. (yudhi/vivanews/chevrolet.co.id/suzuki.co.id/otosia/tribunnews)

 


desktop
MESIN CUCI LG SOLO Front Loading Rp. 2.735.000,- Detail
HP Core i3 3110, DDR3 2GB, 14" Rp. 4.699.000,- Detail
MONITOR PHILIPS SOLO LED, 19" Rp. 700.000,- Detail
ASUS SOLO Intel 1007, 2GB, 14" Rp. 3.799.000,- Detail

Tulis Komentar