Langganan Koran JITU Rp.90.000/tahun PASANG IKLAN
Kamis, 24 April 2014

Apa sih Bedanya Sistem Injeksi dan Karburator pada Motor?

 

Pertanyaan ini tentunya muncul di benak kalian yang awam soal motor. Apalagi jaman sekarang, hampir semua motor terbaru sudah menanamkan sistem injeksi di dalamnya. Lalu, apa bedanya dengan motor biasa (bersistem karburator)?

Dikutip dari teknologi.kompasiana.com, ternyata karburator maupun injeksi sama-sama bertugas sebagai pencampur bahan bakar dan udara yang kemudian disalurkan ke ruang bakar sehingga terjadilah pembakaran pada mesin. Nah, yang membedakan keduanya adalah:

  1. Pada proses penghisapan bensin ke ruang bakar, motor injeksi sudah menggunakan piranti elektronik seperti injektor yang bertugas menyemprotkan bensin ke ruang bakar. Sedangkan karburator masih mengandalkan hisapan yang diperoleh dari pergerakan piston pada silinder.
  2. Sistem injeksi bisa menyeimbangkan volume bensin yang disemprotkan ke ruang bakar dengan kebutuhan mesin, sehingga didapat hasil pembakaran yang efisien. Pada karburator, bensin disedot berdasar pergerakan naik-turunnya piston. Jadi berapa volume bensin yang dikeluarkan, tergantung dari pergerakan piston tersebut.
  3. Pada sistem penyaluran bensin ke ruang bakar, karburator masih menggunakan buka-tutup skep. Sementara sistem injeksi sudah menggunakan injektor secara elektronik.
  4. Sistem injeksi jauh lebih sederhana, terutama saat melakukan servis. Cukup membuka saringan udara, kemudian dibersihkan. Sementara karburator, harus membongkar badan karbu untuk membersihkannya.

Keunggulan Motor Injeksi

  • Proses pembakaran motor injeksi lebih sempurna, motor jadi lebih lebih irit dan ramah lingkungan.
  • Motor injeksi minim perawatan, tidak diperlukan pembersihan rutin tiap bulan sama seperti pembersihan karburator yang harus dilakukan pada motor setiap bulan.

Kelemahan Motor Injeksi

  •  Chip pada sistem injeksi yang menggantikan peranan karburator, yaitu Engine Control Unit (ECU) bekerja secara elektronik dan sangat tergantung dari aki motor. Jadi dengan kata lain, aki harus selalu dalam keadaan fit
  • Dikutip dari brokenjava.com, ECU rawan korslet ketika bertemu air. Jadi berhati-hatilah saat motor mendapat guyuran air
  • Motor injeksi memang bebas perawatan pada sistem injektor, tetapi tidak pada pengaman sensornya. Motor ini sangat rewel ketika ada salah satu sensornya yang bermasalah. Misalnya ketika ditemukan kotoran pada sensor filter bensin, injektor akan macet otomatis.

Nah, sudah tahu perbandingan keduanya kan? Mau pilih yang mana, keputusan ada di tanganmu! (Catra)


desktop
LCD TV LG SOLO 32" Rp. 2.810.000,- Detail
KULKAS SHARP SOLO Rp. 2.593.000,- Detail
KULKAS SHARP SOLO 1 Pintu Rp. 1.450.000,- Detail
KULKAS PANASONIC SOLO 2 Pintu Rp. 1.836.000,- Detail

Tulis Komentar