Langganan Koran JITU Rp.120.000/tahun PASANG IKLAN
Selasa, 16 September 2014

Sering Deg-degan ? Hati-hati Gangguan Irama Jantung

Slider

JANGAN anggap enteng deg-degan alias berdebardebar tanpa sebab. Apalagi jika disertai sesak nafas dan pusing. Bisa jadi irama jantung terganggu.

Gangguan irama jantung yang paling sering di temukan dalam praktik sehari- hari adalah fibrilasi atrium (FA).

Gejala yang sering dikeluhkan penderita gangguan irama jan tung adalah sesak nafas , pu sing, rasa letih, ataupun nyeri dada.

Kejadian FA, menurut penelitian Framingham, akan meningkat seiring makin meningkatnya usia .

Umumnya, gangguan ini diderita orang yang berusia di atas 65 tahun. Di Indonesia, pada 2020 diperkirakan akan ada 28 juta orang yang mengidap ganguan irama jantung.

Apa risiko gangguan irama jantung ini? Gangguan itu berisiko menyebabkan stroke tromboembolik. Jadi ada perlambatan aliran darah di atrium kiri atau serambi kiri jantung.

Ini dapat menyebabkan terbentuknya bekuan darah di rongga jantung. Penyebab gangguan ini bisa karena ada kelainan yang mendasari.

Misalnya saja, diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung koroner, kelainan katup jantung, dan gagal ginjal.

Tapi sebagian besar kasus tidak diketahui penyebab dasarnya. Secara umum, sebenarnya dokter umum bisa mendeteksi adanya gangguan irama jantung.

Sebab dari pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi, gangguan itu bisa diketahui. (den/ berbagai sumber)


desktop
DAIHATSU Terios TX Adventu SOLO matic Rp. 125.000.000,- Detail
KIA Picanto JOGJA AB, PW Rp. 87.000.000,- Detail
SUZUKI Esteem JOGJA AB, AC, VR Rp. 45.000.000,- Detail
BMW 318i SOLO AD, AC, VR Rp. 45.000.000,- Detail

Tulis Komentar